Dubai Group Pilih Batam Sarana Investasi Data Center Asia

oleh -80 views

MEDIAALIF.COM,Batam – Investor / pengusaha kelas dunia yang berasal dari Negara Dubai – Damac Group, memilih Indonesia khususnya Batam sebagai sarana investasi pembangunan Data Center Asia.

Damac Group merupakan perusahaan pengembang Properti Global terkemuka di Dubai, Persatuan Emirates Arab (PEA) yang lebih dikenal dengan nama Damac Properties. Dalam perjalanannya, grup tersebut memiliki portofolio di berbagai sektor selain real estate, termasuk Industri Data Center.

Pada hari ini, Vice President Damac Group, Memethan Sisik melakukan kunjungan ke BP Batam, dan disambut dengan baik serta hangat oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait di Meeting Room Marketing Center, Kamis (13/1/2022).

Saat penyambutan, Ariastuty Sirait didampingi Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam Irfan Syakir, Kepala Bidang Infrastruktur dan Keamanan TI, Wisnu Anggoro Soedarko, dan Kepala Bagian Promosi, Yudi Haripurdaja.

Dalam pertemuan itu, Memethan Sisik (Damac Group) menyampaikan, terkait rencana bisnis Data Center pertamanya di Asia, yaitu Indonesia khususnya Batam, menjadi salah satu lokasi yang dipilih untuk pembangunan Data Center terkemuka di kawasan Asia.

Saat ini, industri Data Center Damac Group telah merambah pasar Asia Barat, seperti Saudi Arabia, Qatar, Yordania dan Irak serta pasar Eropa dan Amerika, seperti Kanada, Italia dan Inggris.

“Kami percaya Indonesia mampu menjadi hub regional industri pusat data dunia. Dengan dukungan Kabel Komunikasi Selam (Subsea Cable), kapasitas listrik dan infrastruktur yang memadai,” ujar Memethan Sisik.

Memethan Sisik menyatakan optimismenya terhadap kemampuan Batam. Meskipun dunia masih dilanda pandemi, namun jumlah pengguna dan perusahaan yang menggunakan layanan cloud pada Data Center mengalami peningkatan yang signifikan.

“Kami berharap, Damac Group dapat menjadi pionir pelaku usaha Data Center yang terbaik di Batam,” ucap Memethan.

Ariastuty, Kabiro Humas mengatakan, kunjungan Damac Group merupakan tindak lanjut atas kunjungan kerja Kepala BP Batam beserta rombongan ke Dubai, pada November 2021 lalu.

“Kami telah berkomunikasi sebelumnya dengan Dubes RI di Abu Dhabi. Dengan terpilihnya Batam sebagai lokasi pertama pembangunan Data Center, BP Batam akan berupaya memfasilitasi untuk mendukung kegiatan berusaha Damac Group,” jelas Ariastuty.

Data Center yang akan dibangun memiliki kapasitas 30 megawatt pada tahap awal, hingga 80 megawatt, luas area 2 sampai 3,5 Ha. Dan total investasi mencapai USD 1 miliar, membutuhkan waktu 15 bulan hingga proses operasi dimulai.

Sesuai amanah Presiden Joko Widodo, BP Batam senantiasa melakukan koordinasi dengan Dewan Pengawas dalam upaya menarik investasi baru, serta formulasi insentif yang dapat ditawarkan, sehingga Batam menjadi kota strategis untuk investor. (rd)