Kapolri Gelorakan Visi Indonesia Emas 2045

oleh -274 Dilihat
oleh

Kalimantan Timur – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan puncak acara Hari Bakti Kesehatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 di titik 0 kilometer Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (17/6/2022).

Dalam amanatnya, Kapolri mengungkapkan bahwa, kegiatan ini juga menggandeng seluruh elemen bangsa mulai dari organisasi kepemudaan, mahasiswa dan serikat pekerja atau buruh. Hari Bakti Kesehatan ini juga digelar secara serentak di 34 Provinsi Indonesia.

“Berbagai macam jenis kegiatan mulai dari vaksinasi 1 juta dosis untuk booster, pelayanan kesehatan berbagai macam keluhan dari masyarakat kurang lebih 22.665 pasien, juga melaksanakan kegiatan operasi celah bibir dan lelangit dengan capaian 918 pasien, serta donor darah 53.991 orang, operasi katarak 357,” kata Sigit.

Bahkan, lanjut Sigit, dalam pelaksanaan operasi celah bibir dan lelangit, kegiatan ini mendapatkan rekor dengan peserta terbanyak yang dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tenaga kesehatan yang tergabung dari berbagai instansi, juga teman-teman dari OKP dan organisasi mahasiswa. Ini merupakan wujud sinergitas dan soliditas dari kita semua untuk masyarakat. Khususnya untuk perbaikan-perbaikan terkait kesehatan penduduk,” ujarnya.

Dengan adanya sinergitas dan soliditas antar elemen bangsa ini, Sigit berharap, Indonesia akan jauh lebih baik kedepannya.

“Tentunya semangat ini terus kita gelorakan di titik nol ini. Kita memandang kedepan bahwa Indonesia jauh menjadi lebih baik, untuk bisa mencapai visi kita menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Jenderal Listyo Sigit juga menyaksikan penandatanganan komitmen bersama elemen bangsa, yakni pemuda, mahasiswa, dan buruh untuk sama-sama mengawal dan menuntaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Penandatanganan bersama elemen bangsa itu, kata Sigit, merupakan komitmen dari generasi penerus bangsa agar melanjutkan semangat dan cita-cita dari pembangunan IKN.

“Pembangunan IKN akan berjalan dengan waktu yang panjang. Baik Kapolri, Pangdam, Kapolda, PJU tentunya mengawal kebijakan ini. Selanjutnya, generasi muda inilah yang meneruskannya sampai tuntas. Karena mungkin saja nanti diantara rekan-rekan akan menjadi pemimpin nasional di tahun 2045. Jadi tanggung jawab ini kita titipkan kepada seluruh rekan-rekan,” tutupnya. (dispenmabes)