MEDIAALIF.COM,Batam – Bagaikan cendawan di musim penghujan, begitu pula halnya Rokok Rexo tanpa pita cukai mulus beredar di Kota Batam Prov.Kepri.
Ismail Ratusimbangan Ketum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri mengatakan, begitu dahsyat pemberitaan tentang rokok tanpa pita cukai hingga menjamur, seakan-akan turut menyemarakkan harumnya nama Kota Batam.
Namun tidak membuat sang pengusaha / investor hebat yang terkonfirmasi positif berjiwa manja bergeming. Bahkan justru semakin menjadi-jadi demi meraup keuntungan besar yang telah tertanam di dalam berinvestasi.
Ismail memaparkan, untuk kebaikan bersama, saya mendukung teman teman media untuk memberitakan Rokok merk REXO supaya lebih populer, dan dicermati oleh pemilik kewenangan di daerah setempat, Selasa (14/6/2022).
“Secara akal sehat, apakah pemilik kebijakan dan kewenangan di Kota Batam sudah tidak mampu melihat dan mendengar dengan panca indra terbaik yang dianugerahkan oleh Tuhan..? Dan berapa kerugian negara yang ditimbulkan oleh rokok ilegal,” ungkapnya.
Konon, Rokok merek REXO, pemiliknya salah satu pengusaha hiburan malam yang dihiasi gemerlapnya cahaya berkedip mata di Kota Batam berinisial N.
Menurut Ismail, kuat dugaan keterlibatan oknum instansi dan institusi yang ada di Kota Batam cukup erat hubungannya. Jika memang mereka tidak terlibat, kenapa mereka tidak bertindak, demi meminimalisir kerugian negara yang lebih besar.
“Berdasarkan anjuran UU, mereka kan di gaji dengan uang negara dari penghasilan pajak cukai / pajak rakyat. Baik pengusaha atau pelaku dan para pemain rokok yang bersembunyi dibalik layar (aparatur – red), mereka lebih ngerti aturan dan tahu apa saja yang merayap lalu beredar meriah,” jelasnya.
“Kita minta pihak Bea dan Cukai serta Kepolisian dan instansi lainnya, serius untuk menangani permasalahan ini. Sebab bila tidak ditanggapi maka layak disebut lemahnya pengawasan bahkan tupoksi pengawasan melempem yang terkontaminasi oleh sinar Alfa dan rasa khilaf,” tuturnya.






