Li Claudia Tindak Tegas Bisnis Penambangan Liar Diwilayah Kinerja Ditpam BP Batam

oleh -17 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Seorang tokoh pemimpin yang cantik dihiasi sifat lembut keibuan namun menyimpan sikap tegas, telah membuat masyarakat publik terkesima sewaktu ia melakukan sidak lapangan, Minggu (12/4/2026) saat weekend.

Sang pemimpin dan pemilik senyum yang manis itu, diketahui bersulam keberanian memberi signal Tindak Tegas dan Proses Hukum pelaku/pengelola penambangan liar bisnis pasir, batu bauksit Galian C maupun cut and fill ilegal yang menimbulkan dampak Perusakan Lingkungan Hidup hingga hutan disalon botak di wilayah kinerja Ditpam BP Batam.

Aktifitas ilegal ini tidak dapat ditoleransi, dengan adanya lobang besar menganga berbahaya bagi warga sekitar, dan mengakibatkan banjir lumpur melanda Kota Batam bila turun hujan meskipun sesaat saja, juga menimbulkan potensi kerugian pada negara (PNBP), Ekosistem pertahanan air/DTA hancur seketika.

“Stop aktivitas tambang pasir ilegal yang ada, sebab sudah jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta meningkatkan resiko banjir dan tanah longsor. Selain itu, dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tapi juga membebani generasi mendatang,” tegas Li Claudia Chandra didampingi Deputi, Direktur dan Kasubdit Pamling Aset Ditpam BP Batam.

Menurut sumber pemerhati lingkungan/sosial di Kota Batam, langkah tepat yang dilakukan Li Claudia secara patut di Apresiasi diacungi jempol. Sebab cukup banyak PR yang ditinggalkan pemimpin sebelumnya, dan kini telah muncul dampaknya yang cukup besar dan berat menjadi sebuah derita berkepanjangan bagi masyarakat banyak/ rakyat kecil.

“Buka mata dan telinga, lihat hujan turun sesaat saja sudah banjir, longsor, suhu udara semakin tinggi tidak seperti biasanya karena sirkulasi penahan teriknya sinar mentari telah pupus disalon botak rata dengan tanah, pada awalnya berdalih pemanfaatan lahan tanah tapi akhirnya terpampang ratusan Ha tumbuhan hijau gundul, dan muncul area kawasan basah di PL kan…

..tanpa ada solusi yang signifikan untuk antisipasi hadirnya parkiran air yang mengalir dengan rapi dan tertib sesuai Disiplin Ilmu segala metode dikerahkan sehingga rasa patuh menyusul kumpulan para sohib atau golongannya dibawah sana yaitu parkiran air dalam wadah aliran sungai atau danau dadakan,” ucap pemerhati inisial Simbo.

“Masih adakah fungsi Fatwa Planologi dan gunanya AMDAL yang dirilis oleh manusia terbaik berhati tulus, dengan nilai Akademis tertinggi pemegang proyek Milyaran rupiah “bila hujan turun, Kota Batam madani yang tersohor molek dengan investasi berdaya saing, namun dihiasi Anugerah banjir lumpur melanda sampai detik ini,” jelasnya.

“Penduduk Batam terutama kaum emak-emak mengharapkan agar instansi terkait, pejabat pemilik kewenangan menyadari dapat meningkatkan kualitas kinerjanya (pada bidangnya), dimana wujud pengawasannya yang benar…

..jangan lompat sana lompat sini (fokus Prioritas Program Kerja) lalu muncul publikasi yang terbarukan, karena masyarakat sudah jenuh, seyogyanya informasi yang dipublish seimbang, kondisi Batam didalamnya berdialog kumpul-kumpul seremonial FGD, philosofi Air bergejolak,” ungkap R Simbo, Kamis (7/5/2026) dibilangan Batam ctr. (Ls corin)