Progres Batu Miring SMAN 21 Batam Terkesan Cantik

oleh -594 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Beberapa orang warga yang tinggal diseputaran Kavling Kabil RT. 04 / RW. 18 mengatakan, hasil pengerjaan (progres) proyek batu miring SMAN 21 Batam oleh Kontraktor berinisial AG terkesan cantik.

Menurut keterangan warga, tahun 2020 akhir musim penghujan, tanah merah fondasi berdirinya gedung sekolah paling atas terjadi longsor. Kalau lengah tidak diperhatikan tentu sudah ambruk.

“Dengan gerak cepat Ketua Komite mengundang Pak Wahyu, Anggota Dewan Kepri dari Fraksi PKS juga Pak Daly Kepala Dinas, dan Waktu itu Kepala Sekolahnya Pak Adi Saputra. Lalu, hasilnya disampaikan oleh Pak Dewan (rapat banggar) untuk biaya pembuatan batu miring Rp 2,4 miliar,” jelas warga.

Warga lainnya menambahkan, kami bersyukur adanya pembangunan batu miring yang sempat membuat warga disini merasa was-was. Tak dapat dibayangkan bila itu terjadi (tebing sekolah longsor), apa lagi kalau hujan ampunlah…jalan sulit dilalui. Tapi kami heran, kenapa pengerjaan batu miringnya terhenti, apa sudah siap..?

“Tanahnya sudah mulai terkikis hujan, saluran air tak dibikin. Belum lagi tebingnya mulai berlobang, batu miringnya nampak retak dikuatirkan bisa rubuh,” ungkapnya seusai sholat berjamaah di mesjid Muhammadiyah dan ngobrol bersama tim media Alif.com (13/3/2022).

Setelah mendapat informasi dan rasa kuatir bila suatu waktu terjadi longsor susulan dari masyarakat setempat, redaksi media ini mencoba melakukan konfirmasi dengan penanggung jawab / pelaksana proyek atau kontraktor pemenang tender melalui chat wa, Senin (14/3/2022).

Akhirnya, sang kontraktor berinisial AG yang disebut warga baik hati dan ramah, merespon dengan baik konfirmasi yang disampaikan kepadanya, terkait tender proyek terputus, maupun kondisi terkini batu miring yang perlu diantisipasi akibat ditinggal pergi sekian lama terkikis oleh air.

AG selaku kontraktor menyatakan, proyek pembangunan batu miring belum selesai, masih ada kelanjutannya.

“Pengerjaan proyek bukan terputus tapi bertahap karena yang sekarang dilapangan sudah sesuai dengan panjang yang ada didalam pekerjaan,” jelas AG.

Akan tetapi, boss proyek yang dikenal budiman itu tidak menyebutkan berapa diameter panjang batu miring yang dianggap sudah selesai pada tahap pertama. (ricky,tsi,akb)