Proyek Semenisasi Perkim Batam dan Kontraktor di Lavender Asal Jadi Beraroma Korupsi

oleh -9 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Seyogianya pembenahan jalan dipemukiman penduduk Perumahan Lavender dapat dinikmati dengan nyaman menambah keindahan, namun faktanya asal jadi bikin resah dan rasa tak nyaman bagi warga, diduga beraroma korupsi material.

Proyek semenisasi jalan hotmix/ready mix di Perumahan Taman Lavender Kel.Belian Kec.Batam Kota, merupakan Pokir Anggota Dewan Evelin Sinaga menggunakan hasil pajak rakyat atau Uang Rakyat, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat terlihat asal jadi amburadul beraroma korupsi material, baru beberapa hari terlihat retak, terbelah memanjang, terasa panas berdebu dan baunya tak sedap, berbeda dengan aspal beton lainnya, komentar perangkat.

“Ini namanya bukan pekerjaan profesional yang seharusnya ditunjukkan oleh dinas terkait, baik Konsultan dan Kontraktor, sebab metode kerja, jenis aspal beton dan skala pengerjaannya diam-diam. Bagaimana bentuknya (hasil akhir) kami pun tak tahu tidak dilibatkan tiba-tiba sudah siap. Lihat saja hasil kerjanya kalau orang tidak jujur dan tidak amanah, semen sudah retak juga terbelah sampai dasar,” ucap Ketua RW 52 .

“Lihatlah kesini, Pos Sekuriti kami yang dibangun dan ditata cantik indah nyaman dipandang mata, tapi sekarang jadi jelek gara-gara ulah Konsultan Pengawas bersama Kontraktor mengambil untung setelah adanya semenisasi asal jadi, amburadul persis kerjaan boedak kecil sahaja,” jelasnya dengan nada kesal.

“Apa sih jenisnya, Cor Beton kah, Hotmix Flexible Pavement/perkerasan lentur dan apa saja bahan materialnya. Kemudian ketebalan hotmix berapa panjang dan lebar nya, tentu dapat disinkronisasi dengan kondisi rumah warga sekitar yang terdampak oleh proyek semenisasi Pokir Anggota Dewan tersebut,” tutur Aan nama kereen RW 52, Senin (7/9/206).

“Jangan bikin resah warga jadi tak nyaman, debunya berbau tak sedap dan pantulan suhu udaranya pun terasa panas menyengat terasa silau/tajam di mata. Jangan bohongi masyarakat, menganggap warga disini buta dan bodoh,” ketus warga setempat.

“Emangnya bapak Perkim serta Konsultan mau pun Kontraktor tinggal disini yaa -maksudnya Perumahan Taman Lavender. Masih lebih bagus jalan aspal kami sebelumnya, sebab terasa nyaman dilalui, bukan seperti saat ini bikin susah warga untuk dilalui, bahu jalan (40 cm) miring sana sini…

…ketebalan jalan bukan 15 cm, karena kami lihat ditimbun tanah sama bebatuan dibawahnya baru di cor manual bukan hotmix. Kami akan laporkan ke ibu Novelin Sinaga Anggota Dewan Batam. Sesuaikah spec atau besteknnya, besi lidi didalam nempel pada tanah bukan diangkat sedikit dari permukaan tanah/penyebab terbelah dan berbau korupsi material apa tidak..,” ucap warga. (Ls co red)