Polri Awasi 17 Ribu Pasar dan Harga Minyak Goreng

oleh -230 Dilihat
oleh

BALI,MEDIAALIF.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan mengawasi ketersediaan dan harga minyak goreng jenis curah mulai dari tingkat produsen hingga ke pasar, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo.

Dalam hal pengawasan, Sigit menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

“Kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses berjalan dengan baik. Utamanya terkait dengan verifikasi kewajiban dari produsen untuk produksi minyak goreng curah, betul-betul berada di pasar, kemudian persetujuan ekspor dapat diberikan,” kata Sigit di Bali, Jumat (10/6/2022).

Kapolri menjelaskan, setiap hari pihaknya mengawasi kurang lebih 17 ribu pasar tradisional. Hasilnya, sebanyak 10 ribu pasar secara rutin mendapatkan distribusi minyak goreng curah.

Ada yang setiap hari barang sudah dikirim, ada yang seminggu tiga kali, ada seminggu dua kali dan kurang lebih 7.000 seminggu satu kali. Ini yang kita minta untuk terus ditingkatkan, sehingga minyak goreng terjamin ada di pasar. Harapannya buah sawit tandan segar yang dibeli produsen dapat meningkat untuk diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO).

Saat ini harga buah tandan kita perhatikan rata-rata di angka 2.000 – 2.100 sampai 2.500. Di 51 wilayah sudah diangka 2.550. Harapan kita semua petani bisa mendapatkan harga antara 2.500 sampai dengan 3.000.

Dengan seluruh pengawasan tersebut, mantan Kapolda Banten ini berharap semua pihak mulai dari petani hingga produsen mendapat keuntungan yang sama. Serta tak ada lagi permainan atau spekulan yang bermain dengan ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah.

“Harapan kita petani sejahtera, minyak goreng curah tersedia dipasar, dan produsen melalui proses verifikasi pengawasan dari semua pihak terkait bisa melaksanakan ekspor, dan semua kewajibannya sudah dilaksanakan. Jadi tidak ada lagi permainan dengan angka-angka fiktif,” tegasnya.

Polri tidak akan segan menindak siapapun yang melakukan penyimpangan terkait minyak goreng. Ia mencontohkan dengan menindak tegas spekulan yang melakukan repacking dan menjual dengan harga lebih tinggi.

“Kemarin kita sudah peringatkan repacking, sudah kita proses, ini apabila terus dilanjutkan kita akan proses tegas. Saya kira prosesnya seperti itu, kita ingatkan lalu ada yang kita proses tegas. Saya minta semua patuhi apa yang menjadi komitmen kita bersama,” tutup Kapolri. (humabes)