Kualitas Kerja Pengadilan Negeri Batam Kelas I A Dihiasi Fasilitas Gedung nan Cantik

oleh -123 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Era tahun 2025, PN Batam disuguhi oleh kompleksitas ribuan perkara, Aksi Demo, Sidang molor / digelar sampai dini hari bahkan Sahur Ramadhan pkl 03.45 Wib, dan seorang Hakim dipecat, mangkir tugas gegara selingkuh.

Fenomena yang telah terjadi di lembaga negara itu, tidak menyurutkan langkah para Hakim untuk tetap bersemangat menjalankan Tupoksinya, meskipun harus melawan/mengatasi rasa streess disebabkan tebalnya berkas perkara yang dihadapi pada setiap hari, bagaikan hamparan bukit di pelupuk mata.

Serta keluhan yang dirasakan oleh masyarakat banyak menginginkan pelayanan hukum yang berkeadilan berdasarkan Ketuhanan YM Esa, termasuk penduduk dari luar daerah Kota Batam (jadwal Sidang molor), menjadi perhatian publik karena saat itu PN Batam kurang tenaga Hakim untuk mengcover kompleksitas ribuan perkara.

Perlu diketahui, masukan dari beberapa Narasumber bahwa HAKIM juga manusia, bukan Malaikat pencabut nyawa, dan bukan Malaikat pemberi anugerah Cinta berasa Sendu bagi para Terdakwa, serta yang berkaitan dengannya.

Hakim bukanlah mesin canggih yang beroperasi diatas standar BBM, bila kandas isinya mesin akan mati mendadak. Hakim merupakan makhluk Tuhan yang dhoif, tentu mengalami rasa lelah butuh rehat sejenak agar dapat beraktifitas kembali secara maksimal. Sementara mesin tidak punya perasaan, apa lagi akal sehat

“Terhadap suatu ikhtiar (Tindak Pidana) bila upaya/perjalanannya mulus, siapa yang diuntungkan atau merasa senang dengan gaji bernilai dolar plus bonus. Tapi bila na’as, baru menyesal, dan efeknya berpotensi menimbulkan kerugian pada negara, mikir tidak..? Kajian terbalik Physikologi : ketelitian vs kecurigaan, waspada vs keraguan,” jelas narasumber R Simbo, Kamis (5/2/2026).

Munculnya perkara. dimulai dari pelaporan awal (penyidik/analisa) pada tahap 1 tahap 2, yang terjadi atas kelalaian manusia itu sendiri, karena lebih mengutamakan sifat Egois, Serakah dan Angkuh merasa sudah benar, hebat dan pintar dengan tampilan ilmunya yang ketinggian pula. Sementara Kantor Pengadilan hanya memeriksa mengadili perkara.

Masyarakat Batam Mengharapkan Disiplin Jadwal Sidang Bersinergi Bersama Panca Wangsa

Dihiasi fasilitas gedung nan cantik bernilai Milyaran rupiah, kalangan masyarakat menyebutkan tampilan normatif kantor Pengadilan Negeri Batam Kelas I A, saat ini telah mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu Cultural Aspek yang menimbulkan rasa Cinta Tanah Air betapa kayanya negeri ini, berupa cirikhas Peradaban Budaya Melayu beberapa abad silam.

“Makna ukiran tidak hanya mengandung rasa sejuk nyaman saja, tapi juga terasa unik yang menghadirkan karakter berupa sifat dan sikap tegas bijak berwibawa. Coba teliti dengan baik, mengkrucut keatas dan kerucut kebawah meskipun pada bagian tengahnya ada spare hampa udara yakni sifat Ozon, CO2 dan O2 menjadi siklus magnit oleh sinar mentari,” ungkapnya, Senin (9/2/2026).

“Masyarakat Batam yakin bahwa Kantor Pengadilan Negeri ini, tahun 2026 mengalami peningkatan etos kerja setelah menjalani banyaknya ujian. Sehingga tampil tegar dan kokoh serta dapat menerapkan Jadwal Sidang dengan baik bersama Panca Wangsa, sesuai visi-misi MA RI (pada 10/9/2009). Dan kini memiliki 16 personil Hakim untuk mengcover perkara,” (16/2/2026) ucap sumber DS, ADK, RN – tim PBH domisili Tiban Kota Batam. (Ls rmsag)

Next… Perkara hukum tidak serta merta oleh tampilan penyidik/pemeriksa BAP, Bumi Kartini memiliki Amandemen UUD45 Pasal 17 tentang Ilmu Tata Negara / Penyelenggara Pemerintahan mencakup batasannya melalui akal yang sehat, dan kehadiran Panca Wangsa, bisa jadi akan muncul Pesona Wangsa…

— Amanah, visi misi Jaksa Agung – MA RI. Bagaimana bisa aku tak ada disetiap mata mu melihat…sementara aku ada. Dan sinar mata sang Garuda Pancasila hanya tersenyum melihat tingkah polah mu, duhaii manusia berhati mulia dan bijak menuju Indonesia emas.. kapan engkau sadarnya.