MEDIAALIF.COM,Batam – Dalam upaya menjaga ketersediaan air bersih, Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam dan Ditpam melakukan penertiban terhadap bangunan ilegal disekitar waduk.
Bahkan kegiatan itu semaksimal mungkin ditingkatkan berupa
pembersihan tumbuhan liar dan eceng gondok.
“Kami bersama Ditpam terus melakukan upaya edukasi dan penertiban. Karena tidak boleh ada aktivitas apapun di sekitaran waduk,” tegas Direktur BU SPAM BP Batam Denny Tondano.
Ia menjelaskan, tanaman liar dan eceng gondok yang berada di sekitaran Waduk, akibat adanya aktivitas masyarakat, seperti tambak ikan maupun pertanian.
Seperti Waduk Monggak, beberapa tahun lalu terdapat adanya aktivitas tambak ikan. Namun tambak ikan itu sudah ditertibkan sejak tahun 2017 lalu.
Sehingga, saat ini ia memastikan aktivitas masyarakat sudah tidak ada lagi di sekitaran waduk. Hal ini seiring dengan adanya program One Day One Target dari Ditpam BP Batam.
Upaya penanganan waduk dari eceng gondok terus dilakukan dari tahun 2021 luasannya 600 hektar, tahun kemarin sudah tinggal 400 hektar,” jelasnya (6/5/23).
Proses pembersihan eceng gondok ini akan lebih intens dibandingkan kecepatan pertumbuhan eceng gondok itu sendiri. Dengan harapan, beberapa waktu kedepan proses pembersihan eceng gondok bisa teratasi.
“Karena tidak akan mungkin pembersihan selesai satu tahun. Kalau semua kita tumpahkan untuk pengerjaan itu, pengerjaan lain akan terbengkalai. Dan sudah ada satu ekskavator amphibi sedang bekerja ditambah dengan harvester.
“kami yakin upaya dan strategi untuk mengatasi permasalahan air baku, sehingga kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air bersih yang diterima pelanggan dapat dipertahankan dan terjaga secara baik,” imbuhnya. (eI)





