Kota Batam Divisit Anggaran, Masyarakat Tersipu Malu

oleh -381 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Diduga Pemimpin ahli pikir lembaga berkompeten, baik stakeholder dan investor Pengusaha (PT seumur jagung punya Sertifikat Khusus) bersinergi membangun Kota Batam, mengalami gangguan sindrom kesehatan.

Penyakit sindrom kesehatan, salah satunya seperti kelelahan otak yang dipaksakan menjadi akal-akalan, dapat mempengaruhi mental dan moral seseorang dalam sumpah jabatan diatas Kitab Suci yang menaunginya saat dilantik, atau dapat tender proyek dan rejeki nomplok uang kaget, maupun terhadap sejuta Program atau janji-janji manis yang terucap disaksikan ribuan pasang mata dan telinga.

Narasi kalimat diatas, dikutip dari pandangan pemerhati sosial hukum ekonomi, termasuk eks Anggota Dewan Pusat / Daerah, selaku wakil rakyat bukan menjadi booss nya Rakyat yang harus dipuja, berdasarkan ketentuan UUD 45. Didalam Amandemen, NKRI berdaulat terhadap rakyat, bagaimana halnya dengan pola pikir Pemimpin/Pejabat dan Wakil Rakyat di tanah Melayu bumi Kartini..?

Kilas balik, seiring berjalannya waktu Menjelang Pilkada Batam – Kepri, sejuta Program janji-janji muluk bernuansa Politik dusta, serta pembangunan ekonomi kerakyatan yang dilontarkan, hanya dapat dinikmati orang tertentu dan kolega level ekonomi menengah keatas bukan rakyat kecil yang sangat membutuhkannya.

Kota Batam 2024, para Pembisik tingkat Kelurahan RT RW ikut andil menanam saham berpolitik praktis, turut membantu mendukung, berikhtiar mencari makan demi sesuap nasi sesuai jenjang status pekerjaan tersenyum kecut pilu dan gelisah…mungkin secara seketika muncul jarum-jarum neraka dibokongnya menghiasi senyum manis yang dipamerkan alias Menebar Pesona.

Kenyataannya cukup jelas terlihat pada spanduk yang terpampang berdampingan dipojok jalan berisi “Sosok Pemimpin Milyader Pintar dan Ganteng H.M. Rudi, horas…bapak pembangunan Calon Gubernur Kepri & Wajah Cantik Wagub Marlin Agustina Tersenyum Disudut Jalan Terusan Cikitsu Sumpek ” calon Walikota Batam.

Hal itu bisa saja terjadi dadakan (jarum-jarum neraka alias bisul imut) sebab sumpah dan janji manis Tokoh Pemimpin menjelang basi itu dituntut kembali oleh penduduk untuk segera direalisasikan, diantaranya “Jalan Terusan Cikitsu Sumpek” kini terang benderang meskipun terkesan dipaksakan (dokumentasi foto, 3/6/2024).

Anehnya, ranah Pemko Batam bermula dari jalan kota yang beralih menjadi jalur provinsi, tapi muncul tim solid BP Batam dengan tampilan gagah Pengawas Proyek Lapangan memantau progres pembenahan jalan bersama puluhan pohon ratusan kayu balok entah disorong kemana, serta RAB nya darimana dan perbaikan jalan kapan dilakukan.

Lantas siapa yang melakukan pungutan pajak daerah selama ini, adakah pihak BP Batam turut serta..! Hal itu patut dipertanyakan karena berdasarkan info publikasi yang telah dikonsumsi publik bahwa Kota Batam Divisit Anggaran, membuat masyarakat banyak tersipu malu…

Dengan seabrek kegiatan Pemko Batam susul menyusul dilakukan, contohnya berbagi tali asih Sembako Gratis meskipun warga rela terjepit lemah dan pingsan, pelantikan / peresmian di sana-sini menyeru untuk bersinergi…membangun Batam. Tentu memerlukan Anggaran Biaya yang tidak terbayangkan bagi orang kecil, semoga bermanfaat bagi yang memperolehnya.

Sehingga Batam sangat populer dikunjungi instansi pemerintah termasuk Pejabat Negara maupun pihak swasta dalam bentuk FGD Seminar kilat. Akan tetapi, apa benar Kota Batam Divisit Anggaran. Mikir…kata cak lontong yang merupakan orang tua berprofesi sebagai pelawak bermakna penuh arti.

Terkait pembenahan area (merapikan saja supaya nampak molek atau terang) jalan Terusan Cikitsu Sumpek dan spanduk “Sosok Ganteng Milyader Pintar – Wajah Cantik Wagub Kepri” disudut jalan berlubang dan sempit Kelurahan Belian Kec.Batam Kota, telah viral menjadi perhatian publik – tayangan sebelumnya.

“Horas…bapak pembangunan, Pak Rudi orang baik juga dermawan tapi kok disitu gambarnya digantung emang tak ada tempat lain, bah…kasihan kali aku menengoknya tarhapit daun dan carwash, mungkin pajak pun tak dibayar atau sudah putus urat malunya,’ ucap warga disalah satu cafe warung kopi tepi jalan Cikitsu (18/5).

“Katanya Batam maju modern perekonomian meningkat sekian persen. Hari ini dikunjungi pejabat negara, dari luar kota lah dan investor asing, terus apa lagi rencananya. Hedeeh Batam kota baru tempat judi pun subur, panti pijat, dan yang betul dilanda banjir dimana-mana mau bohong lagi. Perbaiki jalan 300 m tak bisa sampe 10 tahun, banyak orang jadi korban tuh janji doaang bikin malu saja,” keluhan masyarakat di cafe Botania 2, Selasa 4/6/2024. (rm akbar)