Hendak Kabur Puluhan WNA China Ditangkap di Pulau Kasu

oleh -329 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Hebooh..puluhan WNA asal China hendak kabur ke negeri jiran Malaysia lewat jalur gelap yang dilalui tikus-tikus nakal, ditangkap aparat Polsek Belakang Padang, di Pulau Kasu Kota Batam, Selasa (5/9/2023).

Menurut keterangan warga setempat tidak mau sebut nama, mengatakan bahwa WNA itu diperkirakan ada 42 orang, digrebek dari salah satu tempat penampungan PMI ilegal milik Med.

“Penangkapan WNA ilegal terjadi dipimpin oleh Kapolsek Belakang Padang di rumah penampungan PMI punya Med sore tadi, tapi dia tak nampak mungkin ketakutan Med pun lari lah,” kata warga.

Warga bercerita, kami disini sempat kaget karena nampak jadi tontonan singkat polisi mengejar orang yang tak kami kenal, terus terdengar suara tembakan. Dan akhirnya orang asing pun dapat ditangkap.

“Awalnya kami heran kenapa tiba-tiba banyak orang asing mata sipit bahasanya kami tak ngerti di dalam rumah Med. Kemudian setelah beberapa hari ada suara ramai berteriak bikin sebok orang sekampong. Seperti itulah kejadiannya mereka ditangkap polisi,” ungkap warga.

“Kami tengok berita Polda Kepri di Batam menggrebek 88 orang WNA Tiongkok bekerja ilegal bulan lalu (Agustus), mungkin komplotan dia lah mau kabur ke Malaysia lewat jalan samping dari sini dibantu Med yang punya penampungan, dan kami dengar info mereka dibawa ke Polresta Barelang,” jelasnya.

Dari hasil informasi yang terhimpun oleh awak media Alif.com dilapangan, puluhan WNA asal China ini merupakan jaringan Love Scamming videos yang di grebek Polda Kepri di Cammo Industrial Park Simpang Kara – Batam, Selasa (29/8/2023).

Kemungkinan besar mereka lolos dari penggerebekan karena shift kerja yang berbeda lantas kalang kabut ketakutan mereka kabur ke Pulau Kasu.

Siapa tokoh yang berwibawa dan bijak terkesan hebat mendatangkan puluhan WNA, sehingga digrebek saat melakukan aktivitas ilegal oleh pihak berwajib di Kota Batam juga di Pulau Kasu.

Terkait aktivitas ilegal WNA asal China, pihak Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam tentang Pengawasan TKA/WNA, metodenya seperti apa belum dapat dikonfirmasi. (rmt)