MEDIAALIF.COM,Batam – Pada masa sebelumnya, Batam memiliki program e-KTP. Namun pada bulan Desember 2025 ini, punya Standar Keamanan Data Kependudukan terbaru disebut IKD, yang digagas oleh Ka.Disdukcapil ‘Adisthy’.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam ‘Adisthy’, menggagas program digital “Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui pelayanan jemput bola bertajuk “Safari Pelayanan” bertujuan untuk mempermudah masyarakat agar dapat mengakses biodatanya.
“Seluruh warga, termasuk orang tua, pelajar SD dan SMP, untuk beralih ke identitas digital yang diklaim lebih aman, lengkap juga praktis. IKD bukan sekadar inovasi, melainkan standar baru keamanan data kependudukan. Data lebih terlindungi, masyarakat tidak lagi repot membawa berkas fisik,” ujarnya kepada awak media, Rabu (10/11/2025).
IKD jadi Solusi Data Sekolah dan lebih terlindungi keamanannya. Salah satu keunggulan IKD adalah kepraktisannya dalam administrasi yang menuntut ketepatan data NIK, KK, identitas orang tua, terutama di lingkungan sekolah.
“Bagi Anak SD/SMP cukup tunjukkan ponsel orang tua, semua data ada dan aman. IKD memastikan semua dokumen tersimpan dalam satu aplikasi sehingga tidak perlu lagi membawa copy berkas KTP/KK,” tutur Adisthy
Untuk memperluas sosialisasi, Dinas Dukcapil Batam menggandeng Komisi I DPRD Batam. Dan berkomitmen untuk bekerja cepat sesuai arahan pimpinan daerah : sat-set, pelayanan harus cepat dan mudah.
Saat ini, penggunaan IKD di Batam baru mencapai 5 –7 persen dari total target. Dukcapil menunggu aturan teknis dari Kemendagri serta pembahasan Pansus Perda yang akan mengatur perubahan alur layanan, termasuk integrasi dengan sistem pelayanan digital daerah seperti aplikasi LAKSE.
Kedepan, pelayanan makin terpusat, warga tidak perlu lagi bawa map atau berkas fisik. Cukup buka aplikasi. Semua layanan mengarah ke digital,” jelasnya, dan mengimbau warga segera beralih program IKD yang langsung terhubung ke sistem. Diharapkan masyarakat dapat merespon dan memahaminya. (Ls rm)






