MEDIAALIF.COM,Batam – Tiada disangka, ternyata bukan di dunia luar saja ada nama tempat atau jalan terkenal menggunakan kalimat “Terusan” yaitu Terusan Suez, suatu lokasi wilayah yang bagus dan apik.
Akan tetapi di Kec. Batam Kota Kelurahan Belian juga telah ditemukan nama jalan terindah “Terusan Cikitsu”. Hanya saja area jalan itu terlihat sumpek dan macetnya minta ampun dihiasi lobang besar menganga lebar telah menelan korban, bahkan menjadi arena banjir selama bertahun-tahun sampai detik ini.
Yang lebih uniknya lagi, tiba-tiba muncul spanduk Wajah Cantik Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina dengan tulisan terbalik “Calon Walikota Batam” entah mana yang betol aturannya : Bawaslu turut tersenyum seperti masa-masa sebelumnya, Kelurahan Belian akan beralibi, dan tim perangkat RT/RW mencari makan, atau suara masyarakat kecil dicuekin.
Namun sesuai fakta dilapangan, foto ukuran gede Wagub Kepri terpampang sedang tersenyum cerah ditengah-tengah keluhan masyarakat banyak terhadap kondisi jalan molek Terusan Cikitsu yang berlubang ditambal sulam.
Hal tersebut disampaikan oleh warga setempat di dominasi kaum perempuan, menjadi desas – desus tak sedap merusak mata mengganggu telinga, serta pengendara yang hilir mudik di wilayah Kelurahan Belian Batam, Sabtu (19/5/2024).
“Seharusnya perangkat Pemerintah memberi contoh yang baik bukan pencitraan semata. Apa lagi tokoh pemimpin punya pendidikan tinggi pintar umbar janji-janji kok bisa kayak anak kecil tingkah dan cara berpikirnya. Foto seorang pejabat Ketua PW NU isteri Walikota dipampang ditempat itu, emang masa kampanye yaa,” ucap kaum emak-emak di sekitar pasar Taras dan Botania.
“Orang yang pasang spanduk kurang kerjaan, pasti ada yang suruh atau pihak tertentu cari muka dan kesempatan untuk cari makan. Semua orang tahu siapa Marlin Agustina tapi kayak tak ada harganya. Masa bodo aah..ekonomi sudah sulit, muak melihat yang begituan,” perbincangan kaum bapak di beberapa warung kopi.
Hingga berita beredukasi ini ditayangkan, pihak terkait belum dapat dikonfirmasi. (r akbar)






