DPR RI Apresiasi Jenderal Sigit Atas Penghargaan Bagi Satrio

oleh -286 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Jakarta – DPR RI mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang memberikan penghargaan kepada Calon Siswa (Casis) Bintara Polri, Satrio Mukti.

Penghargaan berupa lolos seleksi Bintara jalur disabilitas itu diberikan usai Satrio menjadi korban begal di Jakarta Barat hingga jarinya putus.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan menyebut, langkah ini belum pernah dilakukan Kapolri lainnya sebelum Jenderal Sigit.

“Sangat memperhatikan hal-hal yang luput dari perhatian kita, karena selama ini semuanya berdasarkan formalitas, dan prosedural karena syarat pada tahapan prosedurnya seperti apa, itu yang harus diikuti,” kata Trimedya, Minggu (19/5/24).

Selain itu, dia memandang apa yang dilakukan Jenderal Sigit diharapkan juga bisa diberikan kepada disabilitas lainnya.

“Setelah dia dibegal lalu dia jadi disabilitas, kan begitu, itu juga bentuk perhatian Kapolri terhadap korban victim. Mudah-mudahan memberikan semangat kepada yang lain, dan seharusnya bukan disabilitas korban victim saja, tetapi juga disabilitas lain juga mendapat porsi, tentu dengan sangat terukur,” harapnya.

Di sisi lain, dia meminta Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Karyoto memperhatikan persoalan begal. Irjen. Pol. Karyoto diharapkan memberikan keamanan kepada masyarakat dengan tak ada lagi kejadian seruoa.

“Fenomena begal di Jakarta ternyata belum selesai, itu tugas Kapolda dan Pemprov DKI harus sinergi. Tidak larut dalam argumen-argumen yang tidak perlu, sebab yang jelas begal itu secara faktual masih ada, ya selesaikan lah. Apa lagi di Ibu Kota Negara, kita minta perhatian tinggi dari Pak Kapolda Metro,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada Casis Bintara Polri yang menjadi korban begal hingga jari tangannya putus. Dia adalah Satrio Mukhti (18).

Jenderal Sigit merekrut Satrio untuk ikut pendidikan Bintara Polri melalui jalur khusus disabilitas.

“Bapak Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Namun beliau pun bangga, casis tersebut memiliki keberanian melawan komplotan begal, dan dia tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen,” ungkap As SDM Kapolri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/24).