Kapolri Persiapkan Mudik 2024 Terkoordinir Aman Dan Lancar

oleh -354 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral kesiapan Operasi Ketupat Tahun 2024, untuk memastikan arus mudik dan balik berjalan aman dan lancar.

Kapolri menjelaskan, operasi ketupat berlangsung selama 13 hari, dimulai sejak 4 s/d 16 April 2024. Namun, sebelum atau sesudah operasi itu, Kepolisian juga menyiapkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa operasi ketupat merupakan program pelayanan arus mudik dan balik guna mengantisipasi keselamatan masyarakat banyak, dan nanti pasca operasi kita tetap melaksanakan hal yang sama,” kata Jenderal Listyo Sigit usai rakor di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (25/3/2024).

Berdasarkan informasi yang disampaikan Menko PMK dan Menhub, arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi mengalami peningkatan sebesar 56 persen dibandingkan tahun 2023. Pihak Kepolisian dan seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan strategi arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 H berjalan nyaman dan terkendali dengan strategi menyiapkan rekayasa lalu lintas.

“Strategi rekayasa lalin yang akan dilaksanakan melalui survei khususnya di jalur Banten sampai Jawa Timur. Untuk mengetahui titik mana yang harus diperbaiki karena terjadi kerusakan, maupun jalur yang perlu ditambah tanda atau marka jalan. Termasuk wilayah yang selama ini menjadi rawan laka,” jelasnya.

Kesiapan strategi dan pengecekan jalur sejak dini sangat diperlukan untuk menekan angka fatalitas lakalantas saat Lebaran. Secara statistik terjadi penurunan dibandingkan 2022. Namun karena mudik meningkat, diharapkan lakalantas dan kemacetan lalin betul-betul dapat diantisipasi dengan baik.

Menurut Sigit, pada operasi ketupat tahun ini, setidaknya ada 155.165 personel gabungan yang dikerahkan untuk memastikan mudik yang terkoordinir. Serta disiapkan sebanyak 5.784 pos untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengendara.

“Rakor lintas sektoral ini, juga membahas soal pengendalian penyeberangan dan penundaan perjalanan mudik di pelabuhan. Pada jalur penyeberangan laut biasanya mengalami kepadatan. Oleh sebab itu dibahas soal Delaying System dan Buffer Zone. Seperti evaluasi masuk Merak atau sebaliknya, juga Ketapang-Gilimanuk dan sebaliknya,” papar Sigit.

“Ini semua menjadi bagian yang kita persiapkan agar mudik tahun ini dapat dinikmati serta berlangsung nyaman. Walaupun disatu sisi kita sedang menghadapi rangkaian operasi mantap brata terkait masalah gugatan MK. Sehingga dua kegiatan ini betul-betul bisa diamankan, dikawal dan berjalan lancar,” tutup Kapolri.

Editor : Ricky Mora