Syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke 67 Di Polda Kepri

oleh -39 views

MEDIAALIF.COM,Batam – HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 67 tahun 2022 dengan tema ″Polantas yang Presisi pulih dan bangkit bersama menuju Indonesia Maju″, dilaksanakan di Graha Lancang Kuning Polda Kepri, Kamis (22/9/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si, Ketua DPRD Kepri, Wakapolda Kepri, PJU Polda Kepri, Forkopimda, Stakeholder dan Personel Polda Kepri.

Melalui sarana zoom meeting, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Korlantas yang ke – 67 dalam semboyan ″Dharmakerta Marga Raksyaka″ semoga terus semakin ditingkatkan, Polantas ibarat peredaran darah dalam tubuh manusia ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat baik.

″Kepada rekan-rekan di Lalu Lintas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, seluruh kegiatan masyarakat khususnya para pengguna jalan yang berdampak pada berjalannya perekonomian nasional hingga bisa berjalan dengan baik″. Ujar Kapolri.

″Yang selalu kita jaga adalah bagaimana menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas, seperti tahun 2020 – tahun 2022 jumlah masyarakat yang meninggal dunia mengalami penurunan. Namun dikarenakan aktifitas masyarakat yang meningkat maka jumlah kecelakaan juga akan meningkat. Hal ini menjadi tugas kita, bagaimana setiap harinya melakukan evaluasi dan pengecekan untuk menurunkan jumlah tersebut,” tegas Jenderal Listyo Sigit.

Selanjutnya, Dir Lantas Polda Kepri Kombes Tri Yulianto mengatakan, dalam rangka HUT Lalu Lintas ini, Direktorat Lalu Lintas bekerjasama dengan Imigrasi Kota Batam, telah membuat satu terobosan yaitu Model Kolaborasi bentuk penindakan lalu lintas yang dilakukan oleh Warga Negara Asing, ketika WNA tersebut melakukan aktifitas di jalan raya, terobosan ini kita terapkan di Kota Batam dulu dan nantinya akan berjenjang di kota lainnya.

″Terkait dengan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), setelah di Launching oleh Bapak Kapolri terhitung dari hari ini sampai 30 hari kedepan masih dalam tahap uji coba, dan setelah 30 hari baru kita terapkan penindakannya,” jelas Dir Lantas Kombes Tri Yulianto.

″Terkait dengan denda yang dibayarkan bagi pengguna jalan yang melanggar, akan diterapkan denda maksimal, namun untuk besarannya tergantung dari pihak pengadilan yang memutuskan. Untuk titik penerapannya ada tiga titik, yakni di jalan Raja Isa, jalan Ahmad Yani dan jalan Brigjen Katamso″. Tutup Dir Lantas. (hms)