MEDIAALIF.COM,Batam – Setelah hadirnya jalan layang simpang jam atau Batu Batam yang lebih populer dengan nama Jembatan Madani memancarkan sinar cerah lampu kelap-kelip pada malam hari.
Kini Batam yang memiliki historis berbentuk Kala Jengking, cukup unik mengundang rasa simpati serta menarik, semakin mentereng dan kinclong dihiasi Fly Over Sei Ladi.
Laju dan berkembangnya pembangunan Kota Batam yang sedemikian pesat, tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama elemen masyarakat, stakeholder, demi lancarnya arus lalulintas, khususnya keberlangsungan roda perekonomian penduduk kedepannya.
Pekerjaan Fly Over Sei Ladi merupakan proyek Multiyears Contract (MYC) yang dimulai dari tanggal 28 Desember 2023, ditargetkan rampung pada 31 Desember 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Boy Zasmita Kepala Sub Dit Pembangunan Kepelabuhan dan Bandara, Senin (7/10/2024).
“Berdasarkan data dari tim dilapangan, saat ini progres pekerjaannya telah berjalan sesuai perencanaan. Fly Over akan diresmikan pada pertengahan bulan Desember tahun ini dan lalu lintas akan kembali normal beroperasi pada Januari tahun depan,” ujarnya.
Pekerjaan ini terdiri atas dua tahap, dimana Pembangunan Tahap 1 mencakup sebagai berikut :
- Pembangunan Ruas 1 (Fly Over) yang akan mengakomodir rute Sekupang-Batam Center.
- Pengembangan jalan, jalur pedestrian, dan jalur sepeda pada Ruas 2 dari kawasan Pura Agung sampai dengan kawasan SMK Kartini.
- Pelebaran Ruas 3 menuju kawasan Baloi.
- Dan pengembangan Ruas 4 yang merupakan jalan alternatif baru untuk rute Baloi-Batam Center melalui SPBU Sei Ladi.
“Panjang struktur Fly Over lebih kurang 120 meter dengan lebar 10,5 meter. Fly over didesain 1 jalur dengan 3 lajur, dari arah Sekupang menuju Batam Center,” jelas Boy Zasmita
Sedangkan Pembangunan Tahap 2 adalah lanjutan pelebaran jalan dari kawasan SMK Kartini sampai dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam, yang mana pelaksanaannya akan terselenggara pada Tahun Anggaran 2025 mendatang.
Infrastruktur ini tentunya dibangun untuk menjawab tantangan mobilitas yang tinggi di area Baloi dan sekitarnya, sekaligus memudahkan konektivitas dan distribusi logistik di Batam dalam rangka percepatan kegiatan investasi di Kota Batam.
“Sesuai arahan pimpinan, pekerjaan ini menjadi salah satu prioritas kami. Mohon dukungannya agar seluruh perencanaan terselenggara dan berjalan lancar agar masyarakat kembali nyaman beraktivitas,” tutupnya.
(cc r d)






