MEDIAALIF.COM,Batam– H. Ansar Ahmad Gubernur Kepri memberi bantuan kepada kelompok tani Margo Mulyo, Sumber Rezeki dan Subur Makmur berupa alat pertanian di Tembesi – Kota Batam, Rabu (18/1/2023).
Alat-alat pertanian diserahkan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Prov Kepri, diantaranya, cultivator 35 unit, traktor roda empat 1 unit, handtraktor 8 unit, mesin potong rumput 4 unit dan mesin pompa air 2 unit.
Dinas Kelauatan dan Perikanan Kepri juga turut memberi bantuan berupa Bubu Ketam sebanyak 800 pcs, kawat bubu 135 pcs dan jaring tenggiri 375 unit, dengan jumlah penerima sebanyak 225 orang.
Alat pertanian tersebut diberikan langsung kepada para petani dalam rangka menunjukan komitmen serta dukungan kepada para petani, dan tidak lepas dari kebijakan Pemerintah demi menjaga sektor pertanian bisa tetap berproduksi dan terus menghasilkan produksi pertanian.
Gubernur Ansar mengatakan, bila para petani bisa terus memproduksi hasil pertanian, satu sisi akan menjaga ketersediaan hasil-hasil pertanian sekaligus menjaga stok bahan kebutuhan pangan terjaga.
“Langkah ini bisa membantu memenuhi ketersediaan stok bahan pangan. Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong sektor pertanian, agar bisa ikut memenuhi sebagian kebutuhan bahan pokok yang selama ini didatangkan dari luar daerah,” ujar Ansar.
“Termasuk meluncurkan gerakan menanam cabe, memanfaatkan lahan terbatas yang ada dilingkungan pekarangan rumah, bagi masyarakat yang ada di Kepri. Karena bila ketersediaan bahan pokok terjaga, maka dapat menjaga stabilitas harga serta bisa menjaga terjadinya inflasi,” jelasnya.
Selain pertanian, Pemprov Kepri terus mendorong peningkatan kesejahteraan para nelayan dengan memberikan bantuan alat alat nelayan dan bantuan modal usaha, juga mengikut sertakan nelayan dalam perlindungan BPJS Kesehatan dan perlindungan asuransi.
Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani, Yusuf menyucapkan terimkasih atas perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di lokasi lahan pertanian masyarakat.
“Inilah lokasi teman-teman petani di Tembesi Lama Kecamatan Sagulung yang bercocok tanam, dan hasil pertanian langsung di jual untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami disini,” kata Yusuf. (rtim)






