Bersinar…Sang Patriot Founder Tim R Angkat Marwah PKSS Kepri

oleh -332 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM, Batam – Sang Patriot Akhmad Rosano adalah sosok orang tua asuh yang bijak dan pemberani, kini Bersinar…mengangkat Marwah PKSS Provinsi Kepri.

Tidak hanya itu saja, Akhmad Rosano juga merupakan Founder Tim R yang telah berupaya keras mengharumkan nama Kota Batam dan Provinsi Kepri dengan metode sederhana maupun strategi yang apik…

..berupa Pencarian Bibit Bobot Kawula Muda melalui dunia pendidikan olahraga dalam giat Open Turnamen Catur Kota Batam yang viral beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, Historis Sang Patriot berjiwa sosial tinggi yang hidup dengan pola bersahaja, diiringi ciri khas senyum berwibawa selalu menghiasi aura langkahnya, namun tetap cermat indera waspada, Ragu lebih baik mundur, kini…

Menyala kembali..! Jaga dan Angkat Marwah Warga Sulawesi Selatan aneuk ranto di tanah melayu, serta jalin kebersamaan semangat bergotong royong dengan masyarakat sekitar dalam satu wadah Perkumpulan Keluarga Sulawesi Selatan (PKSS) yang Solid dan Kokoh.

Historisnya, Rosano bercerite, tahun 2010 lalu, dirinya menjabat sebagai Walikota Civil Society Batam bersama 5 orang Tim Investigator berjuang untuk membebaskan 2 WNI (kru kapal Batam Fast) yang dijebloskan ke penjara bawah tanah Lavender oleh Police S’Pore tanpa dilakukan pemeriksaan dan prosedur hukum yang jelas.

Penahanan atau penyanderaan kru kapal sudah berlangsung 3 bulan, dan upaya/bantuan yang dilakukan belum nampak titik terangnya. Lantas bagaimana kondisi pihak keluarga anak isterinya..? Itu harus kita pikirkan selaku warga negara yang baik. Hal tersebut disampaikannya kepada redaksi media Alif.com beberapa waktu lalu dibilangan Batam Center.

Masalah itu sempat ditangani oleh Jasarmen Purba belum membuahkan hasil. Namun setelah meminta bantuan kepada kami, lalu dijajaki dengan cermat (5 hari di S’Pore). Kemudian diadakan pertemuan beberapa kali, maka diputuskan Tim Investigator 5 orang Lawyer segera berangkat kembali kesana.

“Tim Investigator berangkat ke Singapura membawa Surat Rahasia, saya buat dengan tulisan tangan kepada Duta Besar RI disana. Alhamdulillah, setelah membaca surat saya, 4 jam kemudian kru kapal yang ditahan tanpa kejelasan proses hukum dibebaskan kembali ke Indonesia,” ungkapnya.

“Setelah itu, saya ditelpon oleh Mensesneg Sudi Silalahi mengucapkan terimakasih atas upaya pembebasan 2 WNI diluar negeri, padahal saya hanya orang kecil. Dan mengundang kami agar hadir di Istana Negara untuk menerima penghargaan,” kenangnya.

Situasi terkini,
Sebelum Muswil IV BPW KKSS pada 25 Mei 2024 di Tg.Pinang, nama Rosano di usung sebagai calon kuat akan memimpin KKSS Kepri dalam rapat pengurus (ditetapkan) oleh Masrur Amin selaku Ketua BPD KKSS sekaligus Ketua KKSS Kota Batam (14/5).

Akan tetapi, peserta menolak hasil keputusan Muswil yang dinilai cacat hukum, karena di dalam AD / ART maupun PO KKSS tidak dikenal adanya perpanjangan SK kepengurusan, bilamana masa kepengurusan berakhir, dan harus diambil alih oleh organisasi satu tingkat diatasnya – ucapan Advokat senior Kepri.

Akhirnya terbentuklah paguyuban baru yang diberi nama Perkumpulan Keluarga Sulawesi Selatan, sekaligus penunjukan Formatur merupakan tim perumus strukturisasi dan legal standing organisasi termasuk pendeklarasian, Jumat (7/6/2024).

Menurut Rosano, selaku Ketua DPW PKSS Provinsi Kepri yang baru di Deklarasikan, dan terpilih secara aklamasi, bahwa suatu wadah organisasi atau paguyuban yang telah dibangun, intinya adalah kekompakan dan peduli terhadap sesama. (rm)