Polsek Nongsa Hadiri Rapat Konsultasi Pembangunan Jembatan Batam Bintan.

oleh -364 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam– Rapat konsultasi pemangku kepentingan Stakeholder Consultation dalam rangka pembangunan jembatan Batam – Bintan didampingi oleh jajaran Polsek Nongsa, berlangsung di aula Kelurahan Ngenang Kec. Nongsa.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Dinas PUPR dan Pertanahan Prov. Kepri Rudi, Dinas PKP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Kapolsek Nongsa di wakili Kanit Reskrim Iptu M. Rizqy Saputra, Kanit Intelkam Iptu Supardi, SE.

Juga dihadiri Lurah Ngenang Hendri, SH, PT. Arup Indonesia Yesi dan Simon, Danpos AL Ngenang Peltu Ridwan, Bhabinkamtibmas Ngenang Brigadir Erwin Malindo, Bhabinpotmar Ngenang KLK Jack, Warga yang terdampak alur pembangunan Jembatan Babin kurang lebih 30 orang, dan Anggota Intelkam Polsek Nongsa.

Rapat konsultasi dibuka dengan pembacaan do’a oleh H. Abdullah, lalu kata sambutan dari instansi terkait, serta pembahasan materi rapat koordinasi, pada hari Jum’at (18/11/2022) pukul 09.30 wib s/d selesai.

Lurah Ngenang Hendri mengucapkan terimakasih atas kehadiran warga dan stakeholder, terkait pembangunan jembatan Babin. Maksud dan tujuannya agar kita bisa mendengar langsung, banyak warga yang bertanya kapan jembatan dibangun, dan kepada siapa masyarakat mengadukan nasibnya atas dampak yang dialami.

Dinas PUPR Rudi menyampaikan, bahwa kami sudah menyusun dokumen lingkungan tahun 2021 untuk mengetahui dampak akibat dari pembangunan jembatan, dan kami berharap dukungan dari semua masyarakat Ngenang. Untuk Tanjung Sauh sudah 100% kita selesaikan, yang artinya sudah Clear and clean.

Setelah itu, pihak perusahaan PT. Arup Indonesia Yesi menyampaikan, Kami adalah salah satu yang menjadi peminjam modal dalam pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Kami juga harus selesaikan studi ini, dampak sosial pembangunannya sepanjang 13 km, akan meningkatkan konektifitas serta penghubung wilayah yang menjadi kompenennya.

Pembangunan jembatan terdiri dari 50% Jalan dan 50 % Jembatan dengan dampak lingkungan dan ekonomi, studi ini harus segera kami selesaikan. Hari ini kami akan membagi 2 kelompok diskusi terdiri dari Kelompok umum dan kelompok perempuan, manula, Disabilitas, nelayan dan kelompok marginal lainnya. Kami akan dengarkan usulan dan harapan dari masing – masing kelompok, untuk diakomodir nantinya.

Selama proses koordinasi, program kerja berjalan dengan tertib, aman dan situasi kondusif, tidak ada kejadian Kamtibmas yang menonjol saat acara berjalan hingga selesai.

Akhir pertemuan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngenang Brigadir Erwin mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang mendukung rapat koordinasi dengan tertib dan damai. Ini menjadi contoh yang baik kedepannya bagi semua warga negara dengan bermusyawarah untuk memecahkan sebuah persoalan.

“Saya mewakili Kepolisian terutama Polsek Nongsa sekali lagi mengucapkan terimakasih yang mana pertemuan ini dapat menjaga situasi yang kondusif,” tutup Brigadir Erwin Malindo. (r)