Terkait Pasar Ikan Internasional, SDM dan Humas BP Batam Tersenyum Manis

oleh -326 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Terkait pemberitaan pasar ikan bertaraf internasional yang ditemukan oleh awak media Alif.com pada gedung RSBP Batam yang akan go publik, pihak SDM rumah sakit dan Humas BP Batam terkesan cerah tersenyum manis.

Filosofinya, Pasar Ikan Tuna yang dianggap Ikan Sarden itu adalah manusia yang tertidur diruangan lantai 3. Sedangkan Rumah Sakit BP Batam dengan popularitasnya setinggi langit, namun Tutup Mata dan CueEK terhadap kondisi yang disembunyikan selama ini.

Kilas balik atas pemberitaan tersebut telah menuai perhatian publik dan komentar pedas dari pembaca media, maupun elemen masyarakat / stakeholder dengan berbagai penilaian dalam bahasa yang tajam terhadap metode kerja dan cara berfikir pejabat bak Malaikat bersih dari rasuah alias saweran.

“Apa sih yang dikejar staf pejabat rumah sakit dan humas BP Batam, bikin publikasi yang bagus-bagus saja yaa..? Angka pengangguran menumpuk disana-sini, dimana letak edukasi dan objektifnya..,” ujar elemen masyarakat, Selasa (18/10/2022).

“Pandanglah dan hargailah manusia itu dengan baik sebab mereka juga makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt Tuhan yang Maha Agung sama seperti dirimu juga anak dan istrimu,” jelas stakeholder yang meminta namanya tidak dipublish.

Perlu diketahui, kata stakeholder, gedung RSBP Batam bertaraf internasional dibangun menggunakan Anggaran Biaya Negara berasal dari Pajak Rakyat bukan uang pribadi perorangan atau golongan, juga termasuk masalah parkir semraut.

“Jadi bukan puluhan milyar uang negara untuk membangunnya, bahkan mencapai ratusan milyar dengan landasan awal berbentuk Yayasan / Kemanusiaan. Coba buka laptop masing-masing dan paparkan dengan narasi edukasi transparan supaya mengerti,” ungkapnya.

“Mengenai tehnik penulisan jurnalis dengan tata bahasa yang cukup halus / pantunisasi, itu wajar dan sah-sah saja, meskipun jarang ditemui. Intinya punya legalitas berbadan hukum serta SK Kemenkumham RI, bukan release tok atau copypaste. Bagaimana bila berita ini dipahami oleh media lain dan digoreng, siapa yang rugi,” tutur stakeholder.

Namun yang lucunya, baik SDM rumah sakit (RSBP) Sudirman dan Humas BP Batam Sazani, saat awak media ini mencoba melakukan konfirmasi kembali tentang apa tanggapannya, mereka memberi jawaban yang sama pula.

“Apa yang disampaikan (melalui pemberitaan) sudah dilakukan perbaikan kedepannya. Terimakasih atas masukan dan sarannya,” ucap Sazani dan Sudirman (20/10/2022) tanpa memberi penjelasan seperti apa langkah-langkah perbaikan yang dilakukan.

Diharapkan, SDM dan Humas tersebut dapat bersikap transparan serta bijak dan tanggap, tidak lelet maupun lemoot menghadapi kondisi global yang sedang dialami Bangsa Indonesia pada saat ini, khususnya Rasa Kemanusiaan yang muncul di pasar ikan atau losmen internasional menuju kawasan KEK Kesehatan. (rickytsi)