Etika dan Respon Pihak Sekolah SDN 007 Lubuk Baja Lemot

oleh -531 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM,Batam – Dari beberapa masukan aspirasi (kejadian) para orang tua wali murid yang dihimpun oleh awak media Alif.com ini, dapat disimpulkan bahwa Etika dan Respon serta tanggung jawab moral pihak sekolah SD Negeri 007 Lubuk Baja dinilai lelet / lemot mengecewakan.

Pasalnya, permasalahan demi permasalahan yang timbul di lingkungan pendidikan adalah tanggung jawab pihak sekolah untuk mengatasinya, seperti adanya pertengkaran, anak didik nakal dan suka usil, namanya juga anak-anak.

Namun bila terjadi luka memar pada fisik anak didik hingga mengakibatkan bekas luka permanen, atau mengeluarkan biaya perobatan bagi keluarga korban (anak), tentu tidak mungkin lagi dapat ditolerir. Sebab akan meninggalkan luka mendalam, baik pada diri anak (trauma) maupun pihak keluarga lainnya, disebabkan kelalaian pihak sekolah.

Tanggapan diatas, disampaikan oleh Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kota Batam Ismail Ratu Simbangan, Minggu (11/9/22) di Batam Center.

“Seharusnya para guru bersikap bijak, transparan bukan menutup-nutupi permasalahan anak didiknya, apa lagi mengenai luka fisik. Kalau sudah tidak sanggup mengemban tugas sebagai tenaga pendidik, cari saja profesi lain. Khususnya Kepala Sekolah bukan terima laporan saja,” tutur Ismail.

Sementara itu, narasumber (belasan wali murid) menyampaikan keluh kesahnya, sudah banyak yang terjadi dan dialami anak-anak kami, namun pihak sekolah, baik wali kelas maupun guru yang ada seperti tak mau ambil pusing bahkan cuek, Sabtu (10/9/22) diseputaran BCS Mall.

“Kami selaku orang tua murid merasa kesal sangat kecewa atas etika dan respon mayoritas guru-guru disana. Apa lagi sudah terjadi perbuatan anak-anak yang butuh didikan tapi malah orangtua dari si anak yang berbuat mendatangi anak yang menjadi korbannya,” ungkap wali murid.

“Kayaknya cara berfikir dan pola pendidikan para guru di tempat anak kami belajar sudah tidak sesuai dengan predikat dan tanggung jawabnya. Bagaimanalah nasib generasi bangsa kedepannya,” imbuh wali murid lainnya.

Hingga berita beredukasi ini ditayangkan, pihak terkait sang Kepala Sekolah Suyatno S.Pd, MM, belum dapat dikonfirmasi. (rickymorasag)