Jalan Cikitsu Sumpek Beban Dosa HM.Rudi Yang Tertinggal

oleh -373 Dilihat
oleh

MEDIAALIF.COM, Batam – Kondisi jln.Cikitsu sumpek yang berlubang dalam dihiasi genangan lumpur, saat ini sudah ditimbun dengan kerikil entah oleh siapa, mungkin pihak tertentu yang tersenggol dan viral dalam berita ini.

Sebelumnya Jln Cikitsu sumpek dan macet hingga bertahun-tahun (Jln Abulyatama) pada masa kepemimpinan HM.Rudi selaku Walikota dan Ex. Officio Kepala BP Batam, merupakan janji prioritasnya yang berada dipusat Kota Batam – Kecamatan Batam Kota, namun belum terealisasi alias janji yang tertinggal.

Terkait kondisi jalan berlubang cukup parah menganga lebar hingga menelan korban puluhan pengendara, lalulintas pun macet total, warga setempat silih berganti melakukan penimbunan untuk mengurangi resiko susulan yang akan berakibat fatal, terutama bagi anak-anak sekolah yang melalui jalan itu.

Adapun narasi berita diatas, disampaikan oleh masyarakat setempat, juga warga lain yang menggunakan jalan terusan Cikitsu sumpek berinisial At, Omp Bc, Sto, khususnya tokoh masyarakat namun enggan dipublis namanya, diseputaran Taras, pada Sabtu (1/2/2025).

“Pak Rudi seorang tokoh pemimpin yang baik, banyak orang telah menerima menikmati bantuannya, juga membuat nama Batam semakin populer dengan sejuta program serta didukung publikasi media sangat gencar menggunakan antena tinggi,” ucap warga.

“Akan tetapi soal kebenaran program kerja maupun progresnya, apakah sesuai dengan peruntukan atau ketentuan aturan yang dianjurkan, orang awam tentu terbatas cara berpikirnya, pokoke nampak bagus sudah oke lah itu. Dan memang tiada manusia yang sempurna dimuka bumi tempat kita berpijak pasti kembali bersujud kepada-NYA,” ujar tokoh masyarakat.

Tokoh masyarakat pun bercerite, beberapa tahun silam mereka adalah saksi hidup waktu mengatasi banjir lumpur dan sampah melanda Kelurahan Belian, yakni pembenahan drainase jalan besar persimpangan Cikitsu dihadiri oleh Pak Rudi Walikota Batam, unsur Muspida bersama masyarakat dan kontraktor/konsultan.

“Bagi seorang muslim (Pemimpin) yang patut diteladani tentu menganut keyakinan bahwa hal-hal yang telah diucapkan didepan publik akan berupaya untuk menunaikannya. Namun bila terlupakan maka wajarlah disebut lalai yang tersengaja alias beban dosa yang tertinggal,” ungkap salah satu tokoh.

“Pak Rudi, apakah layak orang awam menyebut Pemerintah bodoh / akal-akalan karena suatu pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan clear progres demi kemaslahatan penduduk, tapi dibiarkan, apa namanya. Sementara jembatan terbaru sukses dengan rasa bangga, dan ratusan ton kayu balok dimanfaatkan dibuang kemana (Foto diatas),” sambut warga lainnya.

Berdasarkan uraian hati nurani warga, Jln Cikitsu sumpek merupakan beban dosa HM.Rudi yang tertinggal, serta diaminkan oleh Infrastruktur BP Batam dalam pemanfaatan ratusan ton kayu balok, sehingga dapat dirasakan telah menari-nari diatas penderitaan korban di Jln terusan Cikitsu sumpek – bukan terusan Suez – Kelurahan Belian Batam Kota.

Hingga berita beredukasi ini dipublis kepermukaan, pihak terkait belum dapat dikonfirmasi. (lis rickymorasag)