P2TL Imperium Batam Bukan Kantor Oknum Petugas Nakal

oleh -160 views

MEDIAALIF.COM,Batam – Dari sekian banyaknya informasi yang terhimpun dilapangan, baik warga dengan ekonomi pas-pasan, pengusaha kecil dan tokoh elemen masyarakat Batam yang disebut pelanggan, mengeluhkan trik kinerja oknum petugas P2TL b’right PLN Batam.

Bentuk keluhan tersebut, tercetus dalam ucapan kalimat sederhana yaitu “P2TL Imperium Batam bukan kantor Pengadilan Negeri atau Kepolisian selaku pihak berwenang, dan bukan kantor oknum petugas culas alias nakal”.

Hal itu disampaikan warga Batam berinisial Js, Ra, Jk, Ls, Ac, yang merasa kesal dipermainkan oleh oknum P2TL termasuk atasannya dengan berbagai macam alasan, bagaikan tim penyuluh pembenaran berasa keadilan berwajah bersih terkesan lugu, pada Sabtu (18/6/2022) diseputaran Sei Jodoh.

“Sampai kapan P2TL b’right membodoh-bodohi, menakut-nakuti kami sebagai pelanggan dengan tuduhan melakukan perbuatan ilegal (merusak kWh meter), penyalahgunaan arus listrik, harus bayar denda susulan tagihan atau listrik diputus kayak Hakim saja,” ucap warga.

“Kami diputar sana putar sini sama P2TL Imperium, capek dibikin kesal. Pak Arif dan Masyuri tentu lebih tahu aturan hukum karena pegawai/pejabat punya pendidikan. Tapi kami juga manusia masih punya otak sehat untuk berfikir. Ada apa dibalik pengakuan si Paskal oknum nakal yang bapak lindungi,” beber J.Situmorang (Dokumentasi Foto)

Hal senada di ucapkan warga lainnya, yang berani dan tahu ilmu kelistrikan tentu petugas lah karena itu bidangnya. Laporkan ke Polisi biar terungkap siapa pelakunya yang membuka mengutak-atik kWh meteran. Jangan suka-suka mengancam kami / pelanggan. Pertemukan kami sama petugas culas yang lain, jangan merasa sudah benar jago dan pintar.

Kemudian, dalam waktu berbeda, Ir. Fachri dari Yayasan Lembaga Konsumen Batam – Indonesia mengatakan, P2TL b’right bukan Majelis Hakim yang memiliki kewenangan untuk memvonis tersangka atau pelanggan harus membayar Denda susulan tagihan listrik, juga bukan penyidik Kepolisian.

“Sejak kapan P2TL Imperium berubah status menjadi kantor Pengadilan Negeri, khususnya aturan denda susulan yang dibebankan kepada masyarakat muncul dari mana. Dan sistem kerja / teknis manajemen P2TL, apa sudah benar dilaksanakan ? Coba lihat lampu hias di area THM, apa benar ikut aturan punya SLO,” ungkapnya.

Sementara itu, baik Senior Manager Nagoya dan P2TL Imperium, Arif dan Masyuri, sewaktu ditanya beberapa waktu lalu oleh redaksi media Alif.com tentang Denda Susulan Tagihan disetorkan kemana, masuk pos b’right PLN Batam atau pos negara, ketiganya hanya bungkam. (rmsag,tsi)