BC Batam Laksanakan Metode Refresif dan Preventif

oleh -150 views

MEDIAALIF.COM,Batam – Terkait maraknya dugaan rokok ilegal tanpa dibubuhi pita cukai yang cukup viral ditayangkan oleh awak media. Bea Cukai Batam telah berupaya dengan kerja keras serta tindakan tegas menggunakan metode Refresif dan Preventif untuk memberantasnya.

Menurut keterangan Bea dan Cukai Batam melalui Kepala Seksi Pelayanan Informasi, Undani mengatakan, pihaknya berkomitmen melakukan peningkatan pengawasan, penindakan dan pencegahan beredarnya Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, Rabu (20/4/2022).

“Ada 2 strategi pengawasan yang kita laksanakan, yaitu langkah Preventif dan Refresif. Metode preventif dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang peraturan / ketentuan cukai serta bahaya rokok ilegal,” ujarnya.

“Upaya refresif dilakukan melalui serangkaian kegiatan operasi Cukai Mandiri dengan menyasar langsung kelapangan bersama tim gabungan dari unsur instansi maupun institusi aparatur penegak hukum lainnya di wilayah Kota Batam, juga berbagai operasi seperti Jaring Sriwijaya dan operasi gempur rokok ilegal.” jelas Undani.

Ia memaparkan, terkait dugaan rokok ilegal, Unit Pelayanan juga dilibatkan dengan cara melakukan mitigasi risiko, penyempurnaan aturan Cukai dan profilling pengguna jasa, serta Unit Kepatuhan Internal untuk menjamin pelayanan dan pengawasan yang bebas KKN.

Sinergitas dan kolaborasi, masih kata Undani, juga ditingkatkan bersama penegak hukum lainnya, guna untuk mengintensifkan pengawasan disosial media (Cyber Crawling). Sehingga Bea dan Cukai Batam berhasil mengamankan 65 ribu batang rokok ilegal. Bahkan melebihi dari capaian tersebut, guna mengantisipasi potensi kerugian yang dialami oleh negara.

Undani mengungkapkan, ada 10 pengusaha barang kena cukai yang memiliki legalitas (Pengusaha Pabrik Hasil Tembakau) dan 6 pengusaha importir. Selebihnya terdapat puluhan Perusahaan Jasa Titipan (PJT). Maka oleh sebab itu, Tupoksi Bea dan Cukai Batam sedapat mungkin sudah dilaksanakan secara bertahap.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, para pengusaha dan importir agar bersama-sama membangun Kota Batam yang kita cintai ini, menjaga Batam tetap kondusif dengan cara melaksanakan Hak dan Kewajibannya, demi masa depan Batam yang lebih baik, sebab Bea dan Cukai Batam tidak dapat bekerja sendiri,” imbaunya.

Seiring berjalannya waktu, awak media Alif.com mencoba melakukan investigasi lapangan ke beberapa kawasan komplek perindustrian di wilayah Batu Ampar, Batam Kota, Batu Aji Tg. Uncang dan Lubuk Baja. Akhirnya ditemukan cukup banyak ditemukan pengusaha pengguna Gudang dan Pabrik (ada gudang oplosan) tidak terdaftar atau tanpa TDG, tidak taat aturan, Sabtu (23/4/2022).

Terlihat sangat miris..! Seharusnya menjadi Atensi Dinas terkait Pemko Batam. Mungkinkah akan terjadi kilas balik kehidupan terhadap cucu Adam berwajah bening dan suci..yang merasa dirinya sudah cukup baik, hebat, jujur dan kuat namun lalai dalam keterbatasannya, berupa sumpah jabatan berpaling muka.

Bunda Tanah Melayu berpesan “Malang Orang Ku sangka Batu, Tanjung Bemban Nampak Meredup, Sungguh Malang Nasib Diriku, Menanggung Beban Seumur Hidup..”. (rmsag,tsi,akbar)